Derai Sang Hujan
By G.a & G.i ( 6 April
2014 )
Dan ku duduk di
atas bangku rotan yang terasa rapuh
Terdengar suara
decitan rotan ketika menerima beban berat badanku
Ku sandarkan
punggungku seolah ku lelah dengan detik ku
Dan di saat itulah
aku mulai memainkan pena dan lembaran diari ku
Ku tamati arakan
awan yang sedikit cepat
Kelabu dan sedikit
gelap itulah yang tampak
Ku tamati
lincahnya sang awan beralih
Putih menjadi biru
dan kini menjadi kelabu
Gelap dan mulai
menitikkan air nya
Ya ... rintikkan
mulai turun
Rintikkan di
iringi suara – suara para kodok
Yang nyaring
seolah mereka berbahagia akan datangnya hujan
Seraya pena ku mulai
menari di atas lembaran ini
Ku mainkan ia dalam
merangkai kata menjadi sebuah kalimat
Terangkai dari
ungkapan hati yang tak pernah bisa terucap
Bukan aku tak bisa,
karena aku terlalu bisu untuk berkata
Berkata yang akan
menjadi beban pikiran mu
Berkata yang akan
menjadi perdebatan di antara kita
Bukan ku membohongimu ,
tapi ku lakukan hanya ingin menjaga hatimu
Sang adam yang kini
hadir memanglah bukan kekasih halal ku
Walaupun begitu, ku
tetap ingin menjaga kehormatan diri ku terhadap mu
Kehormatan dengan
menjaga hati dan pikiranmu
Senantiasa menjaga
ucapan kata demi kata dari bibir ku
Walaupun perih , ku
tetap menjaga kalimat – kalimat yang tidak harus terucap
Wahai sang adam yang jauh di seberang
sana
Maafkan diriku yang berani berdo’a dalam
hujan
Maafkan diriku yang berharap agar kau
benar menjadi jodohku
Jodoh , kekasih halal ku yang kelak
menjadi imam dunia ku
Menjadi ayah yang luar biasa dari anak –
anak ku
Maafkan diriku yang senantiasa
menyembunyikan kegundahanku akan dirimu
Mungkin selamanya aku seperti ini karena
ku tak mau menjadi beban hatimu
Maafkan lah aku
Dalam derai hujan
inilah ku luapkan segalanya
Rintikkan hujan yang
mulai deras, di situlah aku tak kuasa menahan air mata
Ya Rabb, di saat
inilah aku merindukan sang adam
Maafkan aku yang
berani merindukannya, mencintainya
Berikanlah aku
bimbingan agar perasaan ini tidak menjadi dosa
Kuat kan aku dalam
menantikan izin Mu untuk bertemu dengannya
Sabar kan aku dalam
menjalani romansa cinta ini sebagai anugerah Mu
Ya Rabb, jadikanlah ia
nyata bagi ku
Ia memiliki rasa yang
sama dengan ku
Semaikanlah anugerah
ini seterusnya
Izinkan kami untuk
melangkah dalam ikatan suci Mu
Pertemukanlah kami
dalam mahligai indahnya pernikahan
Agar kami berjalan
sebagai hambamu yang tak terjerumus nista
Ya Rabb, ku labuhkan
diriku dalam setiap detikku
Ku tak kuasa akan
semuanya
Hanya percaya janji Mu
tak akan pernah ingkar
Ku yakin Kau akan
memberiku kebahagiaan yang bertambah setiap harinya
Kau Maha Indah , Kau
akan mengabulkan segala harapan hamba Mu
Ya Rabb, tangis dalam
hujan adalah sesuatu bagiku
Terima kasih Engkau
senantiasa setia bersamaku
Dalam segala
duka,senang Kau selalu ada
Ya Rabb maafkan diriku
yang senantiasa mengiba pada Mu