Wajah Itu adalah Ayahku
By G.a & G.i ( 23 March 2014 )
“ Aku hanya memanggilmu Ayah, saat aku kehilangan arah........
Aku hanya mengingatmu
Ayah, saat ku telah jauh darimu ........”
Sepenggal lirik lagu dari Seventeen Band, dalam judul “
Ayah ”
Tatkala itu, ku terburu menuju satu ruang
Ruang yang mungil dan sederhana tersekat papan kayu yang
tampak rapuh
Ku lemparkan pandanganku, dan mencari – cari yang hendak ku
cari
Ku dekati sosok yang sedang terjaga oleh Malaikat Allah
Ku pandangi seksama raut wajah nya yang mulai menua
Ku tamati detail bagaimana lekukan wajah nya yang mulai tampak
letih
Sesekali ku ingin menyentuh wajah nya, membelai wajah nya,
ku kecup kening nya, serta ku peluk erat dirinya
Tapi.... ku urungkan niatku.... tak sanggup aku mengganggu
ketika beliau sedang terjaga
Wajah itu kupandangi dengan teduh, hingga tak sadar tetesan
air mata ini membasahi wajahku
Wajah itu telah hadir sejak awal ku hadir di dunia ini
Ia lah yang pertama kali mengumandangkan Adzan di telingaku’
Orang Pertama yang menimangku sebelum Ibu
Orang Pertama yang menyambut mesra penuh kasih sayang saat
ku hadir di dunia
Tahukah teman, Wajah itu tak pernah letih untuk mendampingi
kehidupanku
Jasa yang begitu banyak tanpa perhitungan terhadapku
Ya ... dalam Islam Ibu adalah sosok Utama dalam kehidupan
kita
Tapi, tahukah teman .....
Tanpa Ayah kita tak bisa seperti ini
Ayah lah yang membuat kita Tegar
Ayah lah yang membuat kita Kuat
Ayahlah yang mengajari kita untuk berani menghadapi
kerasnya dunia
Teman, sadarkah jika kita sudah terlalu banyak dan sering
menggores luka di hatinya ??
Sadarkah jika beliau senantiasa tak pernah letih menafkahi
kita ??
Sadarkah jika kita belum bisa membuatnya bahagia ??
Ayah,......
Maafkanlah semua dosa yang ku perbuat terhadapmu
Ampuni aku yang selalu membangkang dari mu
Dalam hati, aku sungguh menyesal
Berdosa sekali jika aku tak menghargai pengorbananmu terhadapku
Ayah.....
Maaf, hingga kini aku belum bisa membuatmu bangga dan
bahagia
Aku tak mampu membalas budi baikmu selama ini
Segala cinta, kasih sayang, harta, ilmu, kebahagiaan yang
tiada tara darimu
Ayah....
Engkau memang tak seperti Ibu
Kau mendidikku dengan disiplin
Tapi ku tahu, jika disiplinmu lah yang membuat aku berharga
diri, kuat dan tegar
Kau memarahiku dengan diam
Tapi ku tahu, jika dalam diammu kau berdo’a agar aku
menjadi orang yang lebih baik yang tumbuh dari nurani
Kau mengajari ku apa itu dunia, apa itu kehidupan, apa itu
agama, apa itu ilmu dan segala pengetahuan ....
Terkadang ku merasa bosan, tapi itulah cara mu membuat aku
jauh lebih berguna dan menjadi pribadi yang luar biasa
Ayah...... kaulah segalanya selain Ibu
Sepenggal Do’a yang ku persembahkan
untukmu
“ Ya Rabb, berikanlah
kesehatan jassmani dan rohani padanya, berikanlah rezeki yang luar biasa dari
langit Mu, berilah usia yang panjang
agar kelak ia menjadi Waliku, mengajari peri kecil ku seperti beliau
mengajariku dulu, Jadikanlah beliau sebagai Imam yang sempurna bagi kami, golongkanlah
beliau termasuk calon penghuni Jannah Mu bersama Ibu, ketika kau memanggilnya,
maka izinkanlah beliau pergi dalam keadaan Khusnul Khotimah ”
Amin Amin Amin Ya Rabbal Alamin,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar